Filosofi dibalik hasil Pendidikan
Karakter merupakan etika yang berkaitan dengan tingkah laku dan sikap seseorang, dan terbentuk dari kebiasaan.
Apa
pentingnya pendidikan sebenarnya?? Jawabannya, terletak dalam diri kita
semua. Menganggapnya sebagai komoditas yang didambakan? Okey...
Jaman
telah menunjukan perubahan yang kian pesat pun teknologi yang makin
maju. Perubahan dari masyarakat primitif ke modern menunjukan
pergeseran tatanan nilai yang dahsyat memberikan pola pikir bahwa
pendidikan sangat penting sehingga masyarakat lebih mengedepankan. Saat
ini lembaga-lembaga pendidikan kian bereserakan tanda bahwa masyarakat
modern ini mengedepankan pendidikan tapi tak jarang pula menghasilkan
orang yang masih setengah matang. Alhasil rantai kehidupan tidak
sejalan karena berjalan lebih jauh dari sekadar keberhasilan dalam hal
duniawi. Belum mengertinya keterkaitan pendidikan dengan pengelolaan
SDA, kurang optimal dalam meningkatkan SDM, serta kurangnya penanaman
nilai-nilai moral menjadi faktor bahwa pendidikan belum bisa
mematangkan, sehingga menyebabkan penurunan etos kerja, rasa tanggung
jawab individu dan warga negara, serta tingginya perilaku merusak diri.
Pendidikan dewasa ini belum sungguh-sungguh mengembangkan seluruh
potensi kecerdasan siswa secara holistik, saat ini pengajaran di sekolah
cenderung hanya menyiapkan siswa/i untuk memilih satu jawaban yg
diplomatis dari jawaban yg sudah disediakan. Hal tersebut menjadikan
generasi cenderung tidak siap, gagap dan mengalami kesulitan
mengidentifikasi masalah fundamental yg dihadapi diri dan keluarga
apalagi kalau harus dituntut menemukan solusi.
Karakter merupakan
jawaban mutlak untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dalam
masyarakat. Ketika pendidikan karakter tidak diajarkan kmngkinn akan
lahir manusia-manusia cerdas yg tidak mempunyai hati&kepedulian,
seyogyanya apapun model kurikulum pendidikan saat ini tetap harus
diawali dan diperkuat dengan pendidikan berkarakter.
Pengajar hidup
bukan sekadar pengajar pelajaran sekolah belaka tapi menanam nilai-
nilai moral, membawa dan mengajak ke dalam luasnya dunia. Jika sistem
nilai dan pandangan mereka terbatas pada kini dan disini, maka upaya dan
ambisinya pun terbatas
Komentar
Posting Komentar